Call/sms: 081227677171 | BBM: DCA9906E

PENGERTIAN GUGUR KANDUNGAN MENGGUNAKAN OBAT ABORSI BATAM


PENGERTIAN GUGUR KANDUNGAN MENGGUNAKAN OBAT ABORSI BATAM – pengertian dari pengguguran kandungan atau istilah lain di sebut dengan “Aborsi” adalah sebuah berakhirnya proses kehamilan dengan di keluarkannya janin “Embrio” yang masih belum bisa bertahan hidup di luar rahim, bisa di katakan bahwa dengan keluarnya janin atau Embrio ini disebut dengan kematian.

 

Aborsi yang dilakukan secara spontan di artikan sebagai “keguguran” dan sering kali disebut dengan “Aborsi Induksi” atau “Aborsi Provokatus”. Kata dari aborsi yang sering di gunakan oleh para dokter ahli spesialis kandungan adalah “Aborsi Provokatus”, dimana Aborsi ini adalah sebuah proses pengeluaran janin dari dalam kandungan setelah janin berpotensi untuk bertahan hidup dari luar rahim.

 

Bisa dikatakan bahwa di daerah-daerah maju yang mengizinkan tidnakan Aborsi merupakan sebuah prosedur yang paling aman di bidang kedokteran, dengan memanfaatkan obat-obatan legal atau “bedah dalam” untuk mengeluarkan janin yang ada di dalam kandungan sesorang. Beberapa racikan obat yang di kombinasikan untuk mengeluarkan janin di tubuh seseorang, dilakukan secara aman dan legal. Karena di buat langsung oleh badan peneliti obat-obatan. Selain itu, di Negara-negara maju yang memanfaat kan obat-obatan legal dan aman, tidak memberikan resiko yang fatal terkait masalah fisik atau mental untuk jangka panjang. Sebaliknya dengan aborsi yang di lakukan secara illegal dan tidak aman, dimana aborsi ini dapat mengakibatkan 47.000 kematian dan 5 juta kasus perawatan yang terjadi di rumah sakit. Itulah mengapa, sebuah organisasi kesehatan dunia telah merekomendasikan agar tersedianya proses aborsi yang aman dan legal yang di peruntukkan untuk semua kalangan wanita.

 

Data statistic kedokteran di dunia yang di ambil dari sumber Wikipedia, mengatakan bahwa terdapat 56 juta wanita yang meng-aborsi kandungannya pada setiap tahunnya, dan hampir setengah dari jumlah tersebut dilakukan secara illegal. Angka tingkat penurunan aborsi ini pernah mengalami perubahan yang berjumlah sedikit, yaitu sekitar tahun 2003 sampai 2008 silam, setelah munculkan program keluarga berencana pada masa itu.

 

Pada tahun 2008 silam, tedapat 40% jumlah wanita di dunia mendapatkan akses aborsi secara legal dan tidak tedapat batasan-batasan tertentu dari Negaranya. Meskipun di Setiap Negara-negara maju juga memiliki batasan-batasan tersendiri mengenai usia keterlambatan aborsi di perbolehkan.

 

Pada dasarnya, kita tidak heran dengan adanya aborsi yang sekarang sudah marak di kalangan mahasiswi atau pengawai kantoran. Karena aborsi ini sudah terjadi sejak zaman kuno, dimana aborsi ini dilakukan dengan menggunakan metode obat-obatan herbal, benda-benda tajam, atau bisa juga dengan metode-metode tradisional lainnya. Dari kesekian jenis aborsi yang kita tahu ini memiliki pandangan dan hukum yang berbeda-beda, mulai dari pandangan agama ataupun budaya dari setiap Negara.

 

Jenis aborsi yang di legalkan oleh Negara-negara maju dan Negara berkembang adalah aborsi yang terjadi karena hasil pemerkosaan, masalah janin, kemiskinan, risiko pada sang ibu, ataupun inses. Dari perbedaan setiap pandangan aborsi ini menimbulkan banyak perdebatan dan konflik terkait isu moral, etika, hokum, dalam hal aborsi jenis apapun. Bagi mereka-mereka yang menentang dengan adanya aborsi, umumnya bersih kukuh bahwa Embrio atau (Janin) yang ada di dalam kandungan sesorang memiliki kepribadian manusia dengan hak untuk hidup normal layaknya manusia biasa, dan mereka-mereka yang masih bersih kukuh untuk melarang dengan adanya aborsi adalah karena menyamakannya dengan pembunuhan. Sedangkan mereka yang berpandangan dengan legalnya atas tindakan aborsi ini, karena umumnya berpandangan bahwa wanita memiliki hak atas di ambilnya keputusan untuk mengaborsi janin yang sedang dia kandung,  seperti halnya kalau janin yang di kandung adalah buah hasil (pemerkosaan) atau karena tindakan asusila oleh orang yang tidak bertanggung jawab, dan masih banyak lagi.

 

Jika di ambil dari keputusan dan perundang-undangan di Indonesia, tindakan aborsi di kategorikan sebagai tindakan criminal. Seperti yang tertulis di UUD 195 Pasal-pasal KUHP yang mengatur pasal 299, 341, 342, 343, 346, 347, 348, dan 349. Jikapun hal ini akan di halakan, dampaknya akan sangat buruk bagi warga Negara Indonesia, mengingat angka aborsi yang dilakukan secara illegal sudah sering kali kita temui. Tetapi, jika anda ingin mengaborsi janin ketika usia kandungan masih 1-2 bulan saja, anda masih mempunyai kesempatan untuk menggugurkannya. Karena janin yang ada di dalam tubuh anda masih belum sempurna membentuk seperti janin. Ketika usia kandungan masih 1 sampai 2 bulan, efek samping dari semua jenis obat aborsi yang ada beli di kota batam ini tidak akan terasa, karena anda hanya akan di bantu untuk haid lagi, dan menggagalkan pembuahan usia dini.

 

Nah, jika anda membutuhkan obat aborsi yang aman dan dipercaya ampuh. Bisa hub nomor di bawah ini. Kami menjual obat aborsi dengan jangka waktu usia kandungan maksimal 4 bulan. Kalau lebih dari 4 bulan, kami sudah tidak sanggup lagi. Karena anda harus di aborsi oleh dokter spesialis kandungan.

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat Sekarang !!
1
Hallo,
Ada Yang Bisa Kami Bantu ? Chat Sekarang Juga !!!
Powered by